Kepribadian

Consumer Behavior Class (Kelas Perilaku Konsumen)
Tuesday Afternoon
Department of Family and Consumer Sciences
College of Human Ecology
Bogor Agricultural University

Lecturer : Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, MSc
http://ujangsumarwan.blog.mb.ipb.ac.id

Manfaat mempelajari Perilaku Konsumen

Oleh : Putri Wika Sari, Mayor IKK (Family and Consumer Science)

College of Human Ecology

 

Pada bab ini, Prof. Ujang menjelaskan mengenai apa itu kepribadian.

Kepribadian merupakan sifat manusia yang membedakan antar individu yang konsisten, namun juga dapat berubah, yang terdiri dari fisik dan karakter.

Teori Kepribadian Freud (pshychoanalitic theory of  Personality) terdiri atas tiga unsur yang saling berinteraksi, yaitu Id, Superego, dan Ego.  Kebutuhan yang tidak disadari (unconscious needs) atau dorongan dari dalam diri manusia (drive), seperti dorongan seks dan kebutuhan biologis adalah inti dari motivasi dan kepribadian manusia.

Teori Neo-Freud, merupakan pengembangan dari teori kepribadian, kombinasi dari sosial dan psikologi yang menekankan bahwa manusia berusaha untuk memenuhi apa yang dibutuhkan masyarakat danmasyarakat membantu individu dalam memenuhi kebutuhan dan tujuannya. Hubungan sosial adalah faktor dominan dalam pembentukan dan penegmbangan kepribadian manusia.

Segmentasi pasar terdiri dari empat dimensi, yaitu geografi, demografi, psikografis, dan behaviour. Yang termasuk psikografis diantaranya yaitu gaya hidup, kepribadian, serta values. Gaya hidup (life style) merupakan pola konsumsi seseorang yang terdiri dari tiga dimensi, yaitu aktifitas, minat , serta opini.

Setelah selesai memberikan materi perkuliahan, Prof. Ujang membagi kelompok untuk mendiskusikan apa yang menjadi gaya hidup negatif dan positif dari tiap anggota kelompok serta tren gaya hidup dari masyarakat kita yang ada sekarang.

Berikut rangkuman hasil diskusi dari kelompok saya:

Anggota Kelompok :

Testa Pradia Nirwana I34080057

Widita Arindi              I34080097

Putri Wika Sari            I24080076

Siti Chaakimah            I34100043

Septian Maulana         I34100020

Gaya hidup adalah pola konsumsi yang menggambarkan pilihan seseorang dalam menggunakan uang dan waktu.

Gaya hidup seseorang dipengaruhi oleh sifat-sifat kepribadiannya.

Berikut adalah karakter positif dan karakter negatif yang kami miliki.

Karakteristik Putri Wika Sari

Positif: baik, friendly, mandiri, bertanggung jawab, sabar.

Negatif: kurang percaya diri, tergesa-gesa, agak pemalu, kurang tegas, pelupa.

Hasil rekapitulasi dari sikap positif dan negatif yang dimiliki oleh lebih dari satu orang di dalam kelompok kami:

Positif Negatif
Sabar Pemalu
Baik Pendiam
Tidak Sombong Pelupa
Ramah Labil
Religius Bimbang
Bertanggung jawab Malas
Ceria Moody
Dermawan Tergesa-gesa
Suka menolong Jorok
Religius Cuek

Gaya hidup masyarakat saat ini cenderung menjadi follower. Mereka cenderung mengikuti apa yang sedang tren. Mereka mengikuti apa yang dipakai oleh public figure atau artis-artis yang sering menampang di TV. Seperti trennya cara pakai kerudung ala Marshanda, atau pakaian kaftannya Syahrani. Masyarakat tidak mempunyai pendirian bagi dirinya sendiri.

Dalam kasus teknologi pun seperti itu. Saat ini pemakaian internet sudah mencapai masyarakat kalangan bawah. Siapa saja sudah bisa dengan mudah mengaksesnya. Bahkan anak usia SD sekali pun!

Dalam masalah makanan, masyarakat lebih memilih fast food disbanding makanan yang padat gizi. Meski begitu, pendidikan tetap menjadi perhatian utama, hal ini dibuktikan dengan banyaknya ibu-ibu yang memasukkan anaknya ke sekolah ketika ia baru berusia dua tahun.

This entry was posted on Sunday, September 25th, 2011 at 8:14 pm and is filed under Academic. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Responses are currently closed, but you can trackback from your own site.

Comments are closed.